Jember, 2 September 2025 – Kelurahan Antirogo menunjukkan komitmennya dalam menanggapi setiap laporan dan aspirasi masyarakat dengan menindaklanjuti aduan warga mengenai kondisi jalan di kawasan Wadul Guse, Kabupaten Jember. Laporan yang masuk melalui sistem pengaduan warga dengan ID WAq110825175096 tersebut berisi permohonan perbaikan jalan menuju MTs Darul Holili yang saat ini mengalami kerusakan cukup parah.
Jalan tersebut diketahui merupakan akses penting bagi masyarakat sekitar, khususnya para pelajar dan guru yang setiap hari beraktivitas menuju madrasah. Selain itu, jalur ini juga digunakan oleh warga setempat untuk mengangkut hasil pertanian maupun kebutuhan sehari-hari. Dengan kondisi jalan yang rusak, aktivitas warga menjadi terhambat, bahkan sering kali menimbulkan kecelakaan lalu lintas, terutama pada saat musim hujan ketika jalan dipenuhi genangan air dan semakin sulit dilalui.
Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak Kelurahan Antirogo bersama aparat terkait telah melakukan survei langsung ke lokasi pada 1 September 2025. Dari hasil peninjauan lapangan, diketahui bahwa ruas jalan yang mengalami kerusakan memiliki panjang kurang lebih 300 meter dengan lebar sekitar 3 meter. Bentuk kerusakan meliputi permukaan jalan yang tidak rata, banyaknya lubang di sepanjang ruas, hingga kondisi jalan yang rawan membahayakan pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat.
Dalam wawancara dengan sejumlah warga, mereka menyampaikan bahwa kerusakan jalan ini sudah berlangsung cukup lama dan semakin parah dalam dua tahun terakhir. Beberapa warga bahkan mengaku sudah beberapa kali terjadi kecelakaan kecil, terutama yang menimpa pelajar ketika berangkat maupun pulang sekolah. Oleh karena itu, masyarakat sangat berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah melalui dinas terkait.
“Sudah lama jalan ini rusak, tapi makin ke sini lubangnya semakin besar dan membahayakan. Anak-anak sekolah sering terjatuh karena tidak melihat jalan yang berlubang. Kami berharap ada perbaikan segera, karena jalan ini sangat vital bagi kami,” ujar salah seorang warga saat ditemui tim survei kelurahan.
Atas dasar kondisi tersebut, Kelurahan Antirogo menyampaikan laporan resmi dan rekomendasi kepada Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Jember agar jalan tersebut dapat segera diprioritaskan dalam program perbaikan infrastruktur. Perbaikan diharapkan tidak hanya bersifat sementara, tetapi dilakukan secara menyeluruh sehingga jalan kembali layak digunakan dalam jangka panjang.
Pihak kelurahan menegaskan bahwa tindak lanjut ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah kelurahan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Melalui sistem pelaporan warga, setiap aduan akan direspons secara cepat dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan. “Kami berupaya agar setiap laporan warga tidak hanya didengarkan, tetapi juga benar-benar ditindaklanjuti hingga menghasilkan solusi nyata. Jalan ini sangat penting, maka kami mendorong agar segera dilakukan perbaikan demi keselamatan dan kenyamanan bersama,” ungkap pihak Kelurahan Antirogo.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk terus memanfaatkan saluran pengaduan yang tersedia, baik melalui aplikasi maupun laporan langsung ke kantor kelurahan, agar permasalahan di lingkungan dapat segera diketahui dan dicarikan solusi. Dengan adanya kerja sama antara warga dan pemerintah, diharapkan pembangunan infrastruktur di Kelurahan Antirogo dan sekitarnya dapat berjalan lebih cepat, merata, dan tepat sasaran.
Sebagai penutup, Kelurahan Antirogo kembali menekankan bahwa laporan tindak lanjut ini bukan hanya sekadar dokumentasi administratif, melainkan bentuk nyata kepedulian pemerintah kelurahan terhadap aspirasi warganya. Harapannya, jalan menuju MTs Darul Holili di Wadul Guse dapat segera diperbaiki, sehingga memberikan rasa aman, nyaman, dan mendukung kelancaran aktivitas pendidikan maupun kegiatan ekonomi masyarakat setempat.



Bagikan ke:
Tulis Komentar